top of page

Pijar Foundation dan Kementerian Agama Integrasikan Program Kesiapan Kerja bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan

Kolaborasi ini memperkuat pembelajaran berbasis industri, keterampilan digital, dan kesempatan magang bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan di Indonesia. 

Cazadira Fediva Tamzil, Direktur Eksekutif Pijar Foundation, bersama Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia; Shirley Tee, Director, Temasek Foundation; Alina Chia, Associate Director, Temasek Foundation; dan Ayse Melissa Hamid, Ketua Umum BPP HIPMI Womenpreneur, usai penandatanganan kerja sama antara Pijar Foundation dan Kementerian Agama RI di Kantor Pijar Foundation, Jakarta. 
Cazadira Fediva Tamzil, Direktur Eksekutif Pijar Foundation, bersama Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia; Shirley Tee, Director, Temasek Foundation; Alina Chia, Associate Director, Temasek Foundation; dan Ayse Melissa Hamid, Ketua Umum BPP HIPMI Womenpreneur, usai penandatanganan kerja sama antara Pijar Foundation dan Kementerian Agama RI di Kantor Pijar Foundation, Jakarta. 

JAKARTA, 9 Juni 2026 – Pijar Foundation dan Kementerian Agama Republik Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk mengintegrasikan Future Talent Hub dengan PRIMA (Professional Readiness Through Internship and Mentorship for Academics) MagangPerguruan Tinggi Keagamaan Islam atau PTKI. 

Integrasi kedua program ini dirancang untuk membangun jalur kesiapan kerja yang lebih utuh bagi mahasiswa PTKI, mulai dari pembelajaran berbasis kebutuhan industri, pendampingan mentor, asesmen melalui proyek dan studi kasus, hingga pengalaman magang yang terstruktur. 


Melalui kerja sama tersebut, model pembelajaran dan pengembangan talenta yang telah dijalankan Future Talent Hub akan diselaraskan dengan kebijakan, sistem akademik, serta pelaksanaan PRIMA Magang PTKI. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan aksesterhadap kesempatan magang, tetapi juga memperoleh pembekalan yang relevan sebelum memasuki lingkungan kerja. 


Penandatanganan dilakukan oleh Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Cazadira Fediva Tamzil, Direktur Eksekutif Pijar Foundation


Penandatanganan kerja sama ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Temasek Foundation ke Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung dalam Strategic Partners’ Meeting yang turut dihadiri oleh Achmad Adhitya, Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia; Ayse Melissa Hamid, Ketua Umum BPP HIPMI Womenpreneur; Shirley Tee, Director, Temasek Foundation; Alina Chia, Associate Director, Temasek Foundation; serta perwakilan Pijar Foundation. 


Perjanjian Kerja Sama ini mempertemukan kekuatan masing-masing pihak. Kementerian Agama akan mendukung penyelarasan Future Talent Hub dengan kebijakan dan sistem PRIMA Magang PTKI, melakukan koordinasi dengan perguruan tinggi, mendorong integrasipembelajaran berbasis praktik ke dalam sistem akademik, serta memfasilitasi sosialisasi dan mobilisasi mahasiswa. 


Sementara itu, Pijar Foundation akan membawa kurikulum, modul, platform pembelajaran berbasis industri, asesmen berbasis proyek, pendampingan teknis, serta jaringan mitra dunia usaha dan dunia industri yang dikembangkan melalui Future Talent Hub


Dengan pembagian peran tersebut, Future Talent Hub dan PRIMA Magang PTKI tidak berjalan sebagai dua program yang terpisah. Keduanya akan dihubungkan untuk membentuk satu rangkaian pembelajaran dan pengalaman kerja yang membantu mahasiswa mempersiapkantransisi dari kampus ke dunia profesional. 


Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan bahwa perguruan tinggi perlu menyeimbangkan penguasaan akademik dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. 


“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk kemampuan digital. Kerja sama dengan Pijar Foundation menjadi terobosan penting untuk memperluas kesempatan magang bagimahasiswa PTKI agar mereka memperoleh keterampilan tambahan dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” ujar Prof. Syahiron. 


Future Talent Hub merupakan program pengembangan talenta yang diinisiasi Pijar Foundation bersama Temasek Foundation. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan industri melaluipembelajaran praktis, mentorship, proyek berbasis kasus nyata, pengembangan karier, dan kesempatan magang. 


Pada periode 2024–2026, Future Talent Hub menargetkan hingga 1.000 mahasiswa dari ekosistem pendidikan tinggi keagamaan, 11 kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di bawah LPTNU, jaringan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI-NU), Ma’had Aly, serta beragam institusipendidikan tinggi yang menjadi bagian dari ekosistem Nahdlatul Ulama. Program ini menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk mereka yang belum banyak memperoleh akses terhadap jejaring industri dan peluang karier digital. 


Mahasiswa dapat mengikuti jalur pembelajaran Digital Marketing atau Product Management. Selain keterampilan teknis, peserta mempelajari komunikasi profesional, kolaborasi, pengelolaan proyek, personal branding, presentasi, dan persiapan memasuki dunia kerja. 


Cazadira Fediva Tamzil, Direktur Eksekutif Pijar Foundation, mengatakan integrasi ini menjadi langkah penting untuk memperluas model Future Talent Hub melalui ekosistem pendidikan tinggi keagamaan. 


Future Talent Hub dibangun atas keyakinan sederhana bahwa setiap anak muda Indonesia, dari mana pun mereka berasal, harus memiliki akses yang setara terhadap peluang di ekonomi digital. Pendidikan tinggi perlu dilengkapi dengan pembelajaran praktis yang sesuaidengan kebutuhan industri, pendampingan, serta kesempatan magang yang bermakna, sehingga mahasiswa dapat mulai membangun karier bahkan sebelum lulus,” ujar Cazadira. 


“Melalui integrasi dengan PRIMA Magang PTKI, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memperoleh tempat magang, tetapi juga memiliki keterampilan, pengalaman proyek, dan kesiapan yang dibutuhkan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik,” lanjutnya. 


Perjanjian ini memperkuat Future Talent Hub dan PRIMA Magang PTKI sebagai satu jalur pengembangan talenta yang menghubungkan pemerintah, perguruan tinggi, kurikulum, dan industri. 


Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat membantu perguruan tinggi menyesuaikan proses pembelajaran dengan perkembangan dunia kerja tanpa meninggalkan kekuatan akademik dan karakter pendidikan tinggi keagamaan. 

Ke depan, model integrasi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa PTKI di berbagai daerah serta membuka ruang keterlibatan yang lebih luas bagi perguruan tinggi, asosiasi industri, perusahaan, mentor, dan penyedia kesempatan magang. 

 
 

PIJAR FOUNDATION

Kantor Jakarta 

Jl. Taman Rasuna Selatan, Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,  Jakarta 12960

Kantor Yogyakarta

Jalan Gito Gati, Jalan Flamboyan No.21, Rejodani 1, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta 55589

NGO Source

Bergabunglah bersama kami dalam mewujudkan masa depan yang lebih cerah untuk Indonesia dan dunia. Tetap terhubung dengan kami untuk mendapatkan kabar terbaru dan berbagai kesempatan untuk berkontribusi bersama.

Email

  • LinkedIn
  • Instagram

©PIJAR FOUNDATION. SELURUH HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG

bottom of page